Sebagai aset penting, SDM dikelola dengan baik sesuai dengan peraturan dan kebijakan terkait ketenagakerjaan, serta dengan mengedepankan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Perseroan mengupayakan pemenuhan hak dan kewajiban SDM dari dan terhadap perusahaan sehingga dapat dicapai hubungan kerja yang harmonis diantara kedua pihak. SDM diperlakukan secara adil dan setara, tanpa diskriminasi suku, agama, ras, jenis kelamin, dan golongan politik. Perseroan mendukung adanya kesetaraan gender dan kesempatan kerja yang sama bagi seluruh karyawan, dimana saat ini 2 posisi manajemen eksekutif Perseroan dijabat oleh perempuan.

Perseroan menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dengan menyediakan peralatan K3, antara lain alat pelindung diri (APD), tim emergency response team (ERT), melakukan medical check up rutin setahun sekali, mendirikan klinik kesehatan lengkap dengan paramedis, termasuk kerja sama dengan dokter setempat untuk kondisi darurat, terutama di area operasi pertambangan Perseroan. Klinik tersebut didirikan demi terlaksananya pelayanan kesehatan, baik secara promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif. Selain itu, Perseroan juga mengintensifkan upaya pendidikan, penyuluhan, dan inspeksi berkelanjutan, termasuk penyediaan ruang serbaguna untuk tempat pelatihan K3 serta pemasangan spanduk terkait K3. Perseroan juga mengadakan penyuluhan kegiatan K3 setiap minggunya kepada seluruh karyawan Perseroan di kantor pusat dan site office Perseroan.

Berikut merupakan pelatihan K3 yang diadakan oleh Perseroan selama tahun 2017 :

  • In House Training Safety Supervisory Leadership untuk Supervisor
  • External Training Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan & Implementasi SMKP
  • In House Training Job Safety Analysis
  • In House Training Supervisory Training
  • In House Training Pembuatan Dokumen HIRAC (Hazard Identification Risk Assessment)
  • Training Pra POP
  • POP (Frontline Operational Supervisory Certification)
  • Pelatihan Teknik Investigasi Kecelakaan
  • Training Reklamasi
  • Surge and Lightning Protection System;

Perseroan mengalokasikan dana sebesar Rp804.000.000,- untuk program pelatihan tersebut.

Kunci terjaganya kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan hidup (K3L) terutama adalah karyawan yang paham pada aturan dan kebijakan K3L, mengerti pengelolaan resiko, patuh dalam pelaksanaan, pengawasan yang sesuai, dan melakukan perbaikan yang berkelanjutan. Terkait hal tersebut, Perseroan melaksanakan program yang mendukung pengelolaan K3L di sepanjang tahun 2017, yaitu :

  1. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) yang merupakan kewajiban kepada seluruh perusahaan tambang;
  2. Penilaian resiko pada seluruh unit kerja dan perencanaan pengelolaan resiko;
  3. Audit pada seluruh site untuk menilai tingkat pemenuhan dan kebutuhan masing-masing site untuk mencapai standar pemenuhan yang diwajibkan;
  4. Perbaikan pada proses rekrutmen untuk menilai dan menyeleksi calon karyawan;
  5. Program pelatihan karyawan yang terintegrasi dan terstruktur sesuai hasil penilaian asesmen kompetensi karyawan;
  6. Perbaikan dalam proses seleksi kontraktor dan pihak ketiga penyedia jasa pendukung;
  7. Pembentukan Divisi HSE Corporate yang akan mengawal dan memfasilitasi pelaksanaan program K3L di semua unit kerja;
  8. Penekanan pentingnya pencegahan awal dengan cara memperbaiki sistem inspeksi agar lebih terarah dan efektif, meningkatkan sikap saling peduli, dan meningkatkan pemahaman peran dan tanggung jawab masing-masing karyawan;

Divisi HSE Corporate juga sedang merintis peningkatan budaya K3 kepada seluruh karyawan, baik Perseroan maupun kontraktor, dengan menanamkan budaya peduli pada rekan kerja dan mengkaji beberapa sertifikasi industri untuk kepentingan yang lebih luas seperti pemasaran komoditas. Upaya-upaya tersebut dilakukan seiring dengan semakin tingginya kebutuhan akan pengelolaan K3 yang harus segera diselaraskan pada semua lokasi pertambangan, mengingat dari tahun 2016 ke 2017, terdapat peningkatan jumlah tenaga kerja sekitar 60%, peralatan sekitar 40%, dan luasan lahan penambangan sekitar 45%.

Perseroan melalui Entitas Anak juga berhasil meraih penghargaan di bidang pengelolaan K3, yaitu Penghargaan “Pratama” Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Pemegang KK dan PKP2B dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk periode tahun 2015 – 2016.