Jakarta, Oktober 2025, PT Borneo Indobara (BIB), anak perusahaan dari PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) berhasil meraih Penghargaan Subroto kategori PPM Terinovatif melalui Program Karin Feed Mill – Pabrik Pakan Karin yang diadakan di Jakarta tanggal 24 Oktober 2025 oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Program Karin Feed Mill
Karin Feed Mill merupakan bagian dari inisiatif BIB dalam mengembangkan integrated farming system, yaitu sistem pertanian terpadu dan berkelanjutan yang menggabungkan sektor pertanian, peternakan, dan pengelolaan limbah dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung.
Program ini memanfaatkan pangan lokal seperti jagung pakan, tepung ikan, serta bahan alami lainnya sebagai bahan baku utama untuk memproduksi pakan ternak berkualitas. Melalui pendekatan ini, masyarakat dapat mengolah hasil pertanian dan perikanan menjadi produk bernilai tambah, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pakan impor atau dari luar daerah.
Selain itu, sistem ini juga mendorong ekonomi sirkular, di mana limbah ternak diolah kembali menjadi pupuk organik yang digunakan untuk memperbaiki kualitas tanah pertanian. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam rantai produksi dan distribusi pakan lokal yang berkelanjutan.
Program Karin Feed Mill memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Dari sisi ekonomi, program ini membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan bahan baku lokal menjadi pakan ternak bernilai tinggi. Dari sisi sosial, masyarakat memperoleh peningkatan keterampilan melalui pelatihan produksi, manajemen usaha, dan teknik pertanian terpadu, sehingga mampu mengelola kegiatan secara mandiri. Sementara dari sisi lingkungan, program ini berhasil mengoptimalkan pemanfaatan bahan lokal dan limbah organik, menciptakan sistem pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Bapak Riadi Simka Pinem, selaku Ketua Teknik Tambang BIB menyampaikan “Kami bersyukur atas penghargaan ini dari Kementerian ESDM. Program Karin Feed Mill membuktikan bahwa potensi lokal bisa diolah menjadi kekuatan besar bagi masyarakat. Pendekatan integrated farming tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga membangun kemandirian dan keberlanjutan sosial-lingkungan. Kami akan terus memperluas dampak positif program ini di wilayah lain.”
Penghargaan Subroto kategori PPM Terinovatif menjadi bentuk pengakuan nasional atas komitmen BIB dalam membangun model pemberdayaan masyarakat yang inovatif, berbasis pangan lokal, dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini menunjukkan sinergi nyata antara pemerintah, BIB, dan masyarakat dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pengentasan kemiskinan (SDG 1), ketahanan pangan (SDG 2), dan pertumbuhan ekonomi inklusif (SDG 8).