Tanggung Jawab Terhadap Pelanggan
[OJK F.17] [OJK F.26]
Perseroan menekankan keunggulan mutu dengan mengedepankan teknologi dan pengawasan yang cermat, dari awal kegiatan penambangan hingga pengiriman kepada konsumen. Seluruh produk batu bara yang dihasilkan Perseroan melalui proses produksi yang dikendalikan secara ketat dan berorientasi pada keberlanjutan. Kualitas produk dijaga melalui rangkaian pemeriksaan mulai dari pengambilan sampel, pengujian laboratorium, hingga pemantauan menggunakan teknologi pendukung seperti mechanical sampling system dan metal detector.
Perseroan mengintegrasikan inovasi teknologi dan praktik operasional untuk memastikan proses produksi yang aman, efisien, dan berkesinambungan. Salah satu inisiatif utama adalah program digitalisasi iSafe, yang meraih penghargaan inovasi dari Kementerian ESDM atas kontribusinya dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan produksi. Program ini diperkuat dengan pemanfaatan slope stability radar untuk pemantauan stabilitas lereng secara real-time serta pengembangan Command Center yang terintegrasi, sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat, berbasis data, dan preventif terhadap risiko operasional.
Selain itu, Perseroan menerapkan good mining practice secara konsisten dengan mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, efisiensi pemanfaatan sumber daya, perlindungan lingkungan, serta keselamatan dan kesehatan kerja. Upaya inovasi juga dilakukan melalui penggunaan mesin presisi tinggi dalam proses produksi untuk mengurangi konsumsi energi sekaligus meningkatkan akurasi dan produktivitas. Sejalan dengan prinsip pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, Perseroan secara berkesinambungan mengurangi timbulan limbah B3 melalui optimalisasi proses, pemilahan yang ketat, serta pengelolaan dan pengolahan limbah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Seluruh produk (100%) juga telah melalui evaluasi keamanan untuk memastikan kesesuaian dengan standar industri dan spesifikasi yang tercantum dalam kontrak penjualan. Tidak ada produk yang ditarik kembali selama periode pelaporan karena seluruh prosedur pengendalian mutu telah dijalankan secara konsisten di setiap tahap produksi. [OJK F.27] [OJK F.29]
Perseroan secara berkala meminta masukan dari pelanggan melalui survei kepuasan untuk menilai kualitas layanan. Pada periode pelaporan, Perseroan tidak melakukan survei kepuasan pelanggan karena hasil survei periode sebelumnya masih dirasa sesuai dengan tingkat kepuasan pelanggan mencapai skor 4,62 dari 5,00, yang menggambarkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap mutu produk, ketepatan pengiriman, dan kemudahan komunikasi dengan Perseroan. [OJK F.30]